Senin, 16 September 2013

Lentera Jiwa

Sore tadi seorang teman menyarankan saya
untuk membaca tulisan Andy F Noya yang berjudul "Lentera Cahaya". Saya pun langsung memasukkan judul artikel itu ke kolom pencarian Google. Begitu hasil pencarian ditampilkan, saya langsung terpaut pada video Andy F Noya dengan judul yang sama.

http://youtu.be/mIO0PiNGYGI

Saya sangat tersentuh dengan video ini. Ketika mendengar "lentera jiwa" yang pertama kali dan satu-satunya yang terlintas di pikiran saya adalah profesi saya sebagai dokter gigi. Alhamdulillah, saya sangat mencintai profesi ini.

Setiap hari saya selalu merindukan aktivitas saya sebagai dokter gigi bahkan dalam suasana liburan pun saya masih bisa merindukannya.

Pekerjaan ini buat saya bukan sebuah beban tetapi hiburan tersendiri buat saya. Justru kalau saya tidak praktek, saya merasa ada sesauatu yang hilang dalam hidup saya. Salah satu hal yang membuat saya paling bahagia adalah keika saya melihat pasien saya puas dengan perawatan yang saya berikan. Sebaliknya saya akan sedih saat pengobatan dan perawatan yang saya berikan pada pasien tidak memuaskannya apalagi kalau sampai mebuat penyakitnya tidak membaik.

***

Tiba-tiba saya teringat dengan masa kecil saya. Sejak sebelum sekolah sampai lulus SMA, saya bercita-cita menjadi dokter spesialis anak. Karena itu, waktu SPMB d di tahun 2006, saya mencatumkan Fakultas Kedokteran sebagai pilihan pertama saya bukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Namun takdir berkehendak lain. saya diterima di pilihan kedua, "Fakultas kedokteran Gigi" Universitas Airlangga. Semester satu dulu, saya sempat mau mencoba ikut SMP lagi di tahun berikutnya. Namun, karena suatu hal, saya mengurungkan niat saya dan memlih untuk terus melanjutkan studi saya di FKG.

***

Ternyata Allah sudah memberikan jalan terbaik untuk saya... saya sangat bahagia menjadi seorang dokter gigi. Apalagi pekerjaan ini erat sekali kaitannya dengan seni.

Saya sangat menikmati segala aktibitas dokter gigi. Mulai dari menerima pasien, menggali anamnesa, melakukan pemeriksaan klinik, melakuan perawatan hingga pasien pulang.

***

Semoga sepanjang hidup saya, saya terus bisa menjaga lentera jiwa saya alias pekerjaan saya sebagai dokter gigi dengan sepenuh jiwa. :)

0 komentar: