Kamis, 13 Februari 2014

#prayforkelud

Malam ini saya gelisah tanpa sebab yang jelas. Tidak bisa tidur. Berkali-kali hanya berguling-guling di tempat tidur mencari posisi ternyaman biar ngantuk. Tapi tak kunjung ngantuk juga. Saya pun meyerah.

Saya beranjak dari tempat tidur, meraih smartphone saya. Mengaktifkan mobile data dan mulai mengecek akun socmed.

Pertama yang saya buka adalah path. Betapa kagetnya saya ketika membaca postingan beberapa teman yang menginfokan bahwa Gunung Kelud baru saja meletus. Bahkan teman saya yang didomisili di Kediri sudah merasakan dampak hujan abu. Seorang teman lain ada yang memposting foto Gunung Kelud saat meletus.

Tidak puas hanya dengan info dari path, saya langsung membuka twitter.

Seperti biasa, info berita di twitter lebih update dan detail.

Hujan abu yang disertai petir bersahutan, bunyi gemuruh telah dirasakan pada seluruh Kediri, kabupaten Malang Selatan dan beberapa kabupaten lain di sekitarnya.  Dan ternyata dampak letusan Gunung Kelud (hujan abu) juga sudah meluas sampe ke jalan-jalan Pandaan, dimana ketebalan abu sudah cukup mengangu pandangan pengguna jalan. Sampai sekarang saya belum tahu lagi perkembangan selanjutnya.
Mengerikan.

***
Ya Allah..sekali lagi Engkau telah menunjukkan sebagian kecil dari Kuasa-Mu. Ya Allah ampuni atas segala dosa-dosa kami,  dosa pemimpin kami dan bangsa ini. Sesunggugnya Engkau Maha Penyayang..Mohon lindungi dan selamatkanlah kami semua Ya Allah

Untuk saat ini,  tidak ada lagi yang bisa saya lakukan selain berdoa dan memohon perlindungan pada Allah SWT untuk kita semua

Pray for Kelud * Al-Fatihah

Malang, 14 Feb 2014

0 komentar: