Selasa, 11 Agustus 2009

Selamat Jalan Mbah Surip dan W.S Rendra



Akhir-akhir ini bangsa Indonesia dirudung duka. Setelah tragedi bom kuningan, dua putra kebanggaannya pergi untuk selamanya, Mbah Surip dan W.S Rendra. Ribuan orang melepaskan kepergiannya dengan duka yang mendalam mengingat prestasi dan pesonanya yang begitu besar.

Mbah Surip, seniman yang baru-baru saja populer dan melejit di dunia musik Indonesia karena lagu dan penampilannya yang unik. Semua kalangan mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua menyukai Mbah Surip. Siapa yang tak kenal lagu ”Tak Gendong”. Saking terkenalnya, lagu ini menjadi RBT terlaris tahun 2009. Perawakan Mbah Surip yang sederhana, apa adanya membuat semua orang suka padanya. Belum lagi pesan-pesan hidup yang selalu disampaikannya melalui celetuk-celetuk polosnya dan lirik lagunya. Belum lama kita merasakan pesona Mbah Surip, Selasa, 4 Agustus 2009, beliau dipanggil Yang Kuasa untuk selama-lamanya.

Dua hari berselang setelah kepergian Mbah Surip, 6 Agustus 2009, sang maestro WS Rendra menyusul kepergian Mbah Surip. Seniman yang dikenal dengan ”Si Burung Merak” juga meninggalkan luka yang mendalam. Karya-karya, syair-syair dan kritikan-kritikannya dikenal sangat menyuarakan hati rakyat Indonesia. Dalam dunia dunia seni, beliau adalah ”pahlawan rakyat”. Ibarat bintang beliau akan selalu dikenang sebagai seniman besar yang sangat dihormati dan dielukan bangsa ini.

Waktu berjalan begitu cepat, siapa sangka kedua kebanggan Indonesia ini pergi begitu cepat meninggalkan kita karena umur manusia memang tidak bisa ditebak. Semua orang akan pergi meninggalkan dunia ini dan kembali pada penciptanya. Ini mengingatkan kita betapa lemah dan tak berdayanya kita sebagai manusia.

Selamat Jalan Mbah Surip dan W.S Rendra...semoga Allah SWT menerima kalian di sisi-Nya.....

.Amin Ya Rabbal Alamin

0 komentar: