Sabtu, 15 Oktober 2011

The Smurfs


Siang ini, saya dan Trixy (adekku) nonton film The Smurfs di mall Ciputra World. Awalnya saya gak terlalu tertarik untuk nonton film ini karena dari kecil saya gak terlalu suka dengan bentuk dan warna karakter smurfs (pecinta pink biasanya emang ga suka biru :p)tapi karena sering banget baca status teman-teman di twitter/fb/bbm yang muji-muji film ini, saya jadi penasaran kayak apa sih ceritanya dan setelah menonton film ini terjawab sudah penasaran itu ;)

The Smurfs bercerita tentang sekelompok makhluk kecil berwarna biru yang bernama smurfs. Penduduk Smurfs berjumlah 100 jiwa dan masing-masing smurfs mempunyai nama sesuai dengan karakter mereka masing-masing, contoh si "Clumsy", smurf yang menjadi salah satu tokoh utama dalam film ini digambarkan sebagai smurf yang sangat ceroboh dan pemalu. Selain clumsy, smurf tokoh utama lainnya adalah Papa smurf (ayah dari para smurfs), Brainy(smurfs dengan otak brilian), Gutsy (smurf yang penuh semangat sampe kalau bertindak sering nekat), Grouchy (smurf yang tukang ngeluh), smurfette (satu-satunya smurf perempuan).

Koloni Smurfs hidup di sebuah desa di tengah hutan dengan tentram dan damai. Satu-satunya yang menjadi ancaman bagi kehidupan mereka adalah Gargamel, seorang penyihir jahat(tapi sebenarnya konyol) yang ingin mencuri para smurfs untuk diambil sarinya karena ramuan sihir yang terbuat sari smurfs dapat mewujudkan ambisi Gargamel untuk menjadi penyihir terkuat di dunia. Gargamel terus berupaya mencari keberadaan smurfs dengan dibantu oleh asistennya, seekor kucing yang bernama Azrael. Selama ini Gargamel tidak bisa menemukan Desa hunian para smurfs karena desa mereka terlindung oleh semacam lapisan kasat mata.

Sampai suatu hari karena kecerobohan Clumsy, Gargamel dan Azrael berhasil menemukan keberadaan desa Smurfs dan memporak-porandakannya. Singkat cerita terjadi adegan kejar-kejaran antara smurfs dengan Gargamel&Azrael yang akhirnya menyebabkan Papa Smurf, Clumsy, Smurfette, Gutsy, Grouchy dan Brainy disusul Gargamel dan Azrael terjebak ke dalam portal yang akhirnya membawa mereka ke kota New York.


Di New York mereka bertemu dengan Patrick dan Grace Winslow, sepasang suami istri yang sedang menantikan anak pertama mereka. Kehadiran keenam smurfs di keluarga Winslow memberi pengalaman berarti bagi keluarga itu.
Selama di New York, para smurfs terus berusaha mencari jalan pulang. Namun Gargamel dan Azrael terus mengejar mereka sehingga pencarian jalan pulang mereka terganggu. Dengan usaha keras para smurfs dan juga bantuan Patrick dan grace, para smurfs akhirnya berhasil menaklukkan Gargamel beserta kucingnya dan berhasil kembali ke desa Smurfs.

Ceritanya emang klasik dan sederhana, sebuah cerita anak-anak yang berakhir dengan happy ending tapi pesan-pesan moralnya sangat berkesan, memberi inspirasi dan motivasi yang sangat kuat bagi saya. Terutama adegan-adegan antara Patrick-Grace dan para smurfs. Pesan moralnya sangat sarat dengan nilai kekeluargaan , kebahagiaan dalam kesederhanaan dsb.

Oh, iya tiap melihat pasangan Grace-Patrick saya benar-benar mupeng lho...mungkin karena saya sangat bermimpi bisa membangun keluarga bahagia dengan pasangan suami-istri yang saling pengertian kayak mereka hahaha *omongannya kok jadi nyeleneh gini?? :D*.

0 komentar: